October 4th, 2010 Sajak Ayah
Setelah kau hidup tujuh puluh tiga tahun Bersama hidayat dan cinta Tuhan Akhirnya kau pun kembali ke tempat asal Bagai nakhoda dengan kapal Meninggalkan pelabuhan sementara Menuju drugs store ke dunia kekal Kami pun rela melepaskan kau pergi Keluarga yang kau tinggalkan Tanpa kesal atau marahkan kuasa Tuhan Kami mengetahui nasibmu telah dulu ditentukan Aku puteramu Telah kau didik mengenal kesukaran dan ketakwaan Kau lembutkan hatiku dalam kedegilan Kau keraskan hatiku dalam kelemahan. A.S Isma, 1984 Antologi Sajak Cermin Diri, hlm 7 *
Read more:
buy phentermine without prescription /doc/38676980/Sajak-Ayah” title=”Sajak Ayah”>Sajak Ayah
